Hari raya Idil adha adalah kita makana sebagai bentuk puncak amalia social yang dilakukan Nabi Ibrahim dan Ismail as untuk sebuah pengorbanan bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Pengorbanan artinya menyerahkan sesuatu yang dimilikinya kepada orang yang membutuhkannya. Pada hari raya ini dan hari-hari tasyrik, Allah SWT mensyariatkan bagi yang mampu untuk menyembelih hewan kurban yang dibagikan kepada fakir miskin, karib kerabat, dan sebagian untuk keluarganya sebagai upaya menebar kebahagiaan di muka bumi dalam mewujudkan Persatuan Indonesia. Dalam syariat kurban terkandung makna pengokohan ikatan sosial yang dilandasi kasih sayang, pengorbanan untuk kebahagiaan orang lain, ketulusan ikhlasan, dan amalan baik lainnya yang mencerminkan ketaqwaan. Hari raya dalam padangan Islam harus diisi dengan berbagai nasihat, syiar, ukuwah dan ibadah yang mengandung nilai-nilai social, dalam mewujudkan sila ke lima yang berburbunyi Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kegiatan yang rutin dilakukan di sekolah-sekolah setiap satu tahun sekali sebagai bentuk meneladani Ibrahim dan Ismail as yang senantiasa taat terhadap perintah Allah SWT. Oleh karenanya kegiatan Idul Adha yang dilakukan disekolah-sekolah adalah dalam rangka berlatih untuk berkurban. Melalui latihan tersebut diharapkan siswa/I di sekolah dilatih untuk berbagi terhadap sesama tanpa harus melihat warna kulit suku atau gologan. Di antara berlatih berqurban di sekolah-sekolah tujuanya adalah menghilangkan berbagai bentuk kedengkian dan iri hati dalam diri, melupakan macam-macam permusuhan dan pertentangan, serta kita tingkatkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Mari bersama mengorbankan hawa nafsu, membuang sikap, materialistic, penyimpangan soasial, menang sendiri dan fanatis berkelompok, demi ukhuwah insaniyah. Dengan Idul Kurban, kita teladani Ibrahim dan Ismail as, serta bersama menebar kasih sayang sesama. By. Pa.Nas


Papan Informasi
Artikel Sekolah


Copyright © 2016 - SMAN 1 Cibitung - Develop : www.paperplane-tm.com